Senin, 28 Maret 2011

TENTANG C++


                                                                             Sejarah C++

Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.

Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.

Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.

Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.

Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.


Struktur Bahasa C++


Contoh 1           :                                                           Hasil    :

// my first program in C++                                   Hello World!    
#include <iostream.h>
int main ()
{
  cout << "Hello World!";
  return 0;
}

Sisi kiri merupakan source code, yang dapat diberi nama hiworld.cpp dan sisi kanan adalah hasilnya setelah di-kompile dan di-eksekusi.
Program diatas merupakan salah satu program paling sederhana dalam C++, tetapi dalam program tersebut mengandung komponen dasar yang selalu ada pada setiap pemrograman C++. Jika dilihat satu persatu          :

// my first program in C++
Baris ini adalah komentar. semua baris yang diawali dengan dua garis miring (//) akan dianggap sebagai komentar dan tidak akan berpengaruh terhadap program. Dapat digunakan oleh programmer untuk menyertakan penjelasan singkat atau observasi yang terkait dengan program tersebut.
#include <iostream.h>
Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah are preprocessor directive. Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk kompiler. Dalam kasus ini kalimat  #include <iostream.h> memberitahukan preprocessor kompiler untuk menyertakan header file standard iostream. File spesifik ini juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C++ dan file ini disertakan karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti dalam program.
int main ()
Baris ini mencocokan  pada awal dari deklarasi fungsi main. fungsi main merupakan titik awal dimana seluruh program C++ akan mulai dieksekusi. Diletakan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dari fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C++ memiliki fungsi  main.
main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. pada C++, semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi argumen didalamnya. Isi dari fungsi main selanjutnya akan mengikuti,berupa deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal ({}), seperti dalam contoh.
cout << "Hello World";
Intruksi ini merupakan hal yang paling penting dalam program contoh. cout merupakan standard output stream dalam C++ (biasanya monitor). cout dideklarasikan dalam  header file iostream.h, sehingga agar dapat digunakan maka file ini harus disertakan.
Perhatikan setiap kalimat diakhiri dengan tanda semicolon (;). Karakter ini menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir instruksi pada program C++ manapun.
return 0;
Intruksi return menyebabkan fungsi main() berakhir dan mengembalikan kode yang mengikuti instruksi tersebut, dalam kasus ini 0. Ini merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengakhiri program.

Tidak semua baris pada program ini melakukan aksi. Ada baris yang hanya berisi komentar (diawali //), baris yang berisi instruksi untuk preprocessor kompiler (Yang diawali #),kemudian baris yang merupakan inisialisasi sebuah fungsi (dalam kasus ini, fungsi main) dan baris yang berisi instruksi (seperti,  cout <<), baris yang terakhir ini disertakan dalam blok yang dibatasi oleh kurung kurawal ({}) dari fungsi  main.


Struktur program dapat dituliskan dalam bentuk yang lain agar lebih mudah dibaca, contoh :

int main ()
{
  cout << " Hello World ";
  return 0;
}

Atau dapat juga dituliskan       :

int main () { cout << " Hello World "; return 0; }

Dalam satu baris dan memiliki arti yang sama dengan program-program sebelumnya. pada C++ pembatas antar instruksi ditandai dengan semicolon (;) pada setiap akhir instruksi.

Contoh 2          :                                                           Hasil    :

// my second program in C++                             Hello World! I'm a C++ program

#include <iostream.h>

int main ()
{
  cout << "Hello World! ";
  cout << "I'm a C++ program";
  return 0;
}

 


Komentar
Komentar adalah bagian dari program yang diabaikan oleh kompiler. Tidak melaksanakan aksi apapun. Mereka berguna untuk memungkinkan para programmer untuk memasukan catatan atau deskripsi tambahan mengenai program tersebut. C++ memiliki dua cara untuk menuliskan komentar :

//         Komentar baris
/*         Komentar Blok  */

Komentar baris, akan mengabaikan apapun mulai dari tanda (//) sampai akhir dari baris yang sama. Komentar Blok, akan mengabaikan apapun yang berada diantara tanda /* dan */.
aanvangelink@yahoo.com

Kamis, 17 Maret 2011

Analisis Data Statistika




ANALISIS DATA APLIKASI STATISTIKA
1. Pengertian Analisis Data
Analisis data diartikan sebagai upaya mengolah data menjadi informasi, sehingga karakteristik atau sifat-sifat data tersebut dapat dengan mudah dipahami dan bermanfaat untuk menjawab masalah-masalah yang berkaitan dengan kegiatan penelitian. Dengan demikian, teknik analisis data dapat diartikan sebagai cara melaksanakan analisis terhadap data, dengan tujuan mengolah data tersebut menjadi informasi, sehingga karakteristik atau sifat-sifat datanya dapat dengan mudah dipahami dan bermanfaat untuk menjawab masalah-masalah yang berkaitan dengan kegiatan penelitian, baik berkaitan dengan deskripsi data maupun untuk membuat induksi, atau menarik kesimpulan tentang karakteristik populasi (parameter) berdasarkan data yang diperoleh dari sampel (statistik).
2.     Tujuan Analisis Data
(a) Mendeskripsikan data, biasanya dalam bentuk frekuensi, ukuran tendensi sentral maupun ukuran dispersi, sehingga dapat dipahami karakteristik datanya. Dalam statistika, kegiatan mendeskripsikan data ini dibahas pada statistika deskriptif. (b) Membuat induksi atau menarik kesimpulan tentang karakteristik populasi, atau karakteristik populasi berdasarkan data yang diperoleh dari sampel (statistik). Kesimpulan yang diambil ini bisanya dibuat berdasarkan pendugaan (estimasi) dan pengujian hipotesis. Dalam statistika, kegiatan membuat induksi atau menarik kesimpulan tentang karakteristik populasi  atau sampel ini dibahas pada statistika inferensial.
3.     Langkah dan Prosedur Analisis Data
(a) Tahap mengumpulkan data, dilakukan melalui instrumen pengumpulan data.(b) Tahap editing, yaitu memeriksa kejelasan dan kelengkapan pengisian instrumen pengumpulan data. (c) Tahap koding, yaitu proses identifikasi dan klasifikasi dari setiap pertanyaan yang terdapat dalam instrumen pengumpulan data menurut variabel-variabel yang diteliti. (d) Tahap tabulasi data, yaitu mencatat atau entri data ke dalam tabel induk penelitian. (e) Tahap pengujian kualitas data, yaitu menguji validitas dan realiabilitas instrumen pengumpulan data. (f) Tahap mendeskripsikan data, yaitu tabel frekuensi dan/atau  diagram, serta berbagai ukuran tendensi sentral, maupun ukuran dispersi. tujuannya memahami karakteristik data sampel penelitian. (g) Tahap pengujian hipotesis, yaitu tahap pengujian terhadap proposisi-proposisi yang dibuat apakah proposisi tersebut ditolak atau diterima, serta bermakna atau tidak. Atas dasar Pengujian hipotesis inilah selanjutnya keputusan dibuat.
4.     Macam Analisis Data
Teknik analisis data dalam penelitian, dibagi menjadi dua, yaitu teknik analisis data diskriptif dan teknik analisis data inferensial. Teknik analisis data penelitian secara deskriptif dilakukan melalui statistika deskritif, yaitu statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat generalisasi hasil penelitian. Temasuk dalam teknik analisis data statistik deskriptif antara lain penyajian data melalui tabel, grafik, diagram, persentase, frekuensi, perhitungan mean, median atau modus.
Sementara itu teknik analisis data inferensial dilakukan dengan statistik inferensial, yaitu statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan  membuat kesimpulan yang berlaku umum. Ciri analisis data inferensial adalah digunakannya rumus statistik tertentu (misalnya uji t, uji F, dan lain sebagainya). Hasil dari perhitungan rumus statistik inilah yang menjadi dasar pembuatan generalisasi dari sampel bagi populasi. Dengan demikian, statistik inferensial berfungsi untuk menggeneralisasikan hasil penelitian sampel bagi populasi. Sesuai dengan fungsi tersebut maka statistik inferensial cocok untuk penelitian sampel.
5.     Terminologi dalam Analisis Data: Metode Succesive Interval
Contoh :
Sebuah item yang memenuhi kriteria Likert dengan lima kategori respon, yaitu “sangat setuju” yang diberi skor 5; “setuju” diberi skor 4; “ragu-ragu” diberi skor 3; “tidak setuju” diberi skor 2; dan “sangat tidak setuju” diberi skor 1. Item tersebut dijawab oleh 100 orang responden. Untuk kepentingan analisis data, peneliti kemudian bermaksud menaikkan tingkat pengukuran ordinal menjadi interval.
Langkah kerja MSI:
  • Perhatikan banyaknya (frekuensi) responden yang menjawab atau memberikan respon terhadap alternatif jawaban yang tersedia. Misalnya: Frekuensi yang memilih jawaban “sangat setuju” = 25 orang; frekuensi yang memilih jawaban “setuju” = 17 orang; frekuensi yang memilih jawaban “ragu-ragu” = 34 orang; frekuensi yang memilih jawaban “tidak setuju” = 19 orang; dan frekuensi yang memilih jawaban “sangat tidak setuju” = 5 orang.
  • Bagi setiap bilangan pada frekuensi oleh banyaknya responden (yaitu n = 100). Berdasarkan langkah pertama diperoleh proporsi sebagai berikut:
Proporsi jawaban “Sangat Setuju” :  25/100 = 0,25
Proporsi jawaban “Setuju” : 17/100 = 0,17
Proporsi jawaban “Ragu-ragu” : 34/100 = 0,34
Proporsi jawaban “Tidak Setuju”: 19/100 =0,19
Proporsi jawaban “Sangat Tidak Setuju”  : 5/100 = 0,05

Jumlahkan proporsi secara beruntun sehingga diperoleh proporsi kumulatif (PK) berikut : 
Pk1 = 0,25
Pk2 = 0,25 + 0,17 = 0,42
Pk3 = 0,42 + 0,34 = 0,76
Pk4 = 0,76 + 0,19 = 0,95
Pk5 = 0,95 + 0,05 = 1
  • Menentukan nilai Z untuk setiap kategori. Sebelum menentukan nilai Z, perlu kita ketahui bahwa karakteristik kurva normal baku yang dikembangkan oleh Karl Gauss ini memiliki karakteristik: (a) kurvanya simetris, (b) kurvanya selalu di atas sumbu x atau berasimtut sumbu x (mendekati sumbu datar x atau memotong sumbu x pada x = ~), dan (c) luas kurva normal adalah luas antara kurva normal dengan sumbu datarnya yaitu sama dengan 1 satuan luas, yang terentang dari “min” tak terhingga (- ~) sampai dgn “plus” tak terhingga (+ ~).
Kurva Normal Baku

Perlu diperhatikan bahwa tanda “plus” dan “minus” dalam gambar selain merupakan tanda aljabar juga merupakan tanda arah. Tanda “plus” menandakan daerah kurva berada di sebalah kanan, yang dibatasi oleh garis simetris dan “plus” tak terhingga (+ ~). Sementara tanda “min” menandakan daerah kurva berada di sebelah kiri, yang dibatasi oleh garis simetris dan “min” tak terhingga (- ~). Berdasarkan keterangan di atas, terutama berkaitan dengan karakteristik kurva normal yang simetris, maka dapat diketahui bahwa luas kurva normal dari garis simetris ke “plus” tak terhingga (+ ~) adalah 0,5 satuan luas, dan luas kurva normal dari garis simetris ke “min” tak terhingga (- ~) juga sama yaitu 0,5 satuan luas, yang apabila dijumlahkan menjadi satu satuan luas.

Setelah kita membahas tentang kurva normal di atas, selanjutnya kita dapat menentukan nilai Z untuk setiap kategori pada skala Likert yaitu 5 untuk kategori “Sangat Setuju”, 4 untuk kategori “Setuju”, 3 untuk kategori “ragu-ragu”, 2 untuk kategori “Tidak Setuju”, dan 1 untuk kategori “Sangat Setuju”. Sebagai patokan untuk menentukan nilai Z setiap kategori adalah proporsi kumulatif yang diperoleh pada langkah ketiga. Sehingga nilai-nilai Z nya  adalah :
Nilai Z1 :  0,5 – Pk1 = 0,5 – 0,25 = 0,25 maka Z1 adalah = -0,67
Nilai Z2 :  0,5 – Pk2 = 0,5 – 0,42 = 0,08 maka Z2 = -0,20
Nilai Z3 :  Pk3 – 0,5 = 0,76 – 0,5 = 0,26 maka Z3 = 0,70
Nilai Z4 :  Pk4 – 0,5 = 0,95 – 0,5 = 0,45 maka Z4 = 1,64
Nilai Z5 :  Pk5 = 1, maka Z5 = ~
Untuk  memahami dari mana nilai-nilai Z diperoleh, perhatikan penjelasan berikut!
Nilai Z1 = -0,67, diperoleh berdasarkan nilai peluang 0,25 pada Tabel Z atau Tabel Distribusi Normal Baku. Pada Tabel Z ini memuat dua hal yaitu, nilai Z dan peluangnya. Perhatikan ilustrasi berikut

Dari gambar di atas, kita bisa mengetahui nilai Z terletak pada kolom pertama atau kolom paling kiri dari tabel, dan baris pertama atau baris paling atas dari tabel. Sementara nilai peluangnya terletak mulai dari kolom kedua dan baris kedua. Dengan demikian nilai Z terdiri dari 3 dijit, dan nilai peluangnya terdiri dari 5 dijit. Sebagai contoh perhatikan angka 0,2486 yang dilingkari pada tabel. Untuk mengetahui nilai Z dari nilai peluang 0,2486 ini, langkah pertama yang harus kita lakukan melihat nilai Z yang berada di kolom paling kiri dari tabel, yang sejajar dengan angka 0,2486. Pada tabel tertera angka 0,6. Selanjutnya untuk mencari 1 dijit tersisa, langkah yang harus kita lakukan adalah melihat nilai Z yang berada di baris paling atas dari tabel, yang sejajar dengan angka 0,2486. Pada tabel tertera angka 0,07. Kedua nilai Z yang kita peroleh tadi apabila kita gabungkan (untuk mempermudah, kita bisa menjumlahkannya, yaitu 0,60 + 0,07 = 0,67) akan diperoleh angka 0,67. Dengan demikian nilai Z untuk nilai peluang 0,2486 adalah 0,67.
Kembali pada kasus yang sedang kita bahas, untuk menentukan nilai Z1 dari nilai peluang 0,25, kita bisa melakukan langkah seperti yang telah kita bahas pada contoh. Pada kasus kita ini nilai peluang 0,25 tidak terdapat pada tabel. Apabila kita menemukan hal seperti ini, maka langkah yang dapat kita lakukan untuk mencari nilai Z nya adalah dengan Interpolasi Linier. Istilah interpolasi linier diartikan sebagai membuat perhitungan antara dua nilai yang ada, dengan menganggap sebuah lengkungan sebagai garis lurus.
Langkah kerjanya : (a) Perhatikan nilai peluang 0,25, terletak antara nilai peluang  berapa? Pada tabel tampak nilai peluang 0,25 terletak antara 0,2486 dan 0,2517. (b) Nilai Z pada peluang 0,2486 adalah 0,67, dan nilai Z pada peluang 0,2517 adalah 0,68. Sehingga nilai Z untuk nilai peluang = 0,25 adalah :

Jadi nilai Z untuk peluang 0,25 adalah 0,6745. Perlu kita perhatikan bahwa peluang 0,25 pada kurva normal ada di sebelah kiri sehingga harus kita beri tanda “min” pada nilai Z nya. Sehingga nilai Z1 pada peluang 0,25 adalah -0,6745.
Nilai Z2 dapat dihitung sebagai berikut:  (1) Perhatikan nilai peluang 0,08 pada tabel. Nilai ini terletak antara nilai peluang 0,0793 dan 0,0832. (2) Nilai Z pada peluang 0,0793 adalah 0,20, dan nilai Z pada peluang 0,0832 adalah 0,21. Sehingga nilai Z untuk nilai peluang = 0,08 adalah :

Jadi nilai Z untuk peluang 0,08 adalah 0,2018. Perlu kita perhatikan bahwa peluang 0,08 pada kurva normal ada di sebelah kiri sehingga harus kita beri tanda “min” pada nilai Z nya. Sehingga nilai Z2 pada peluang 0,08 adalah -0,2018.
Nilai Z3 dapat dihitung sebagai berikut:  (a) Perhatikan nilai peluang 0,26 pada tabel. Nilai ini terletak antara nilai peluang 0,2580 dan 0,2611. (b) Nilai Z pada peluang 0,2580 adalah 0,70, dan nilai Z pada peluang 0,2611 adalah 0,71. Sehingga nilai Z untuk nilai peluang = 0,26 adalah :

Jadi nilai Z untuk peluang 0,26 adalah 0,7065. Perlu kita perhatikan bahwa peluang 0,26 pada kurva normal ada di sebelah kanan sehingga harus kita beri tanda “plus” pada nilai Z nya. Biasanya tanda “plus” ini pada prakteknya jarang disertakan. Sehingga nilai Z3 pada peluang 0,26 adalah 0,7065.
Nilai Z4 dapat dihitung sebagai berikut: (a) Perhatikan nilai peluang 0,45 pada tabel. Nilai ini terletak antara nilai peluang 0,4495 dan 0,4505. (b) Nilai Z pada peluang 0,4495 adalah 1,64, dan nilai Z pada peluang 0,4505 adalah 1,65. Sehingga nilai Z untuk nilai peluang = 0,45 adalah :

Jadi nilai Z untuk peluang 0,45 adalah 1,645. Perlu kita perhatikan bahwa peluang 0,45 pada kurva normal ada di sebelah kanan sehingga harus kita beri tanda “plus” pada nilai Z nya. Sehingga nilai Z4 pada peluang 0,45 adalah 1,645.
Selanjutnya untuk nilai Z5 pada nilai peluang 1 adalah tak terhingga ( ~ ). Ingat salah satu karakteristik dari kurva normal adalah berasimtut/mendekati sumbu x. Dengan demikian pada luas sama dengan 1, maka x nya adalah sama dengan tak terhingga (~).
  • Menghitung Nilai Skala (Scale Value).
Keterangan :
Area = Daerah kurva
Density= Tinggi kurva.
Nilai-nilai density diperoleh dari tabel ordinat distribusi normal baku.

Pada langkah ke empat kita sudah mendapatkan nilai Z1, Z2, Z3, Z4 dan Z5. Selanjutnya berdasarkan nilai-nilai tersebut dan dengan bantuan tabel ordinat distribusi normal baku kita dapat memperoleh nilai density-nya. Untuk memudahkan pengerjaan, maka nilai-nilai Z yang telah diperoleh selanjutnya kita buat dalam 2 belakang koma, sesuai dengan 3 dijit angka yang ada dalam tabel Z. Oleh karena itu Z1 dari 0,6745 menjadi 0,67, Z2 dari 0,2018 menjadi 0,20, Z3 dari 0,7065 menjadi 0,71, dan Z4 dari 1,645 menjadi 1,64.
Dengan demikian nilai density nya diperoleh:
Density pada Z1 = 0,67 adalah 0,3187
Density pada Z2 = 0,20 adalah 0,3910
Density pada Z3 = 0,71 adalah 0,3101
Density pada Z4 = 0,64 adalah 0,1040
Density pada Z5 = ~ adalah 0
Untuk  memahami dari mana nilai-nilai density diperoleh, perhatikan penjelasan berikut!

Untuk menentukan nilai density dari nilai Z1 = 0,67 dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut: Pertama, yang harus kita lakukan adalah melihat nilai Z yang berada di kolom paling kiri dari tabel. Perhatikan, nilai Z pada tabel tertera hanya dua dijit, oleh karena itu kita hanya mengambil nilai Z1 dua dijit yaitu 0,6. Satu dijit tersisa yaitu angka 7 kita lihat pada nilai Z yang berada pada baris pertama tabel. Pada baris tersebut kita pilih angka 0,07. Setelah kita menemukan angka 0,6 dan 0,07 pada tabel. Selanjutnya adalah pada angka 0,6 kita lihat ke sebelah kanan yang sejajar dengan angka 0,6 tadi. Kemudian dari angka 0,07 kita lihat ke bawah yang sejajar dengan angka 0,07. Kalau kita pertemukan dari angka 0,6 ke kanan dan 0,07 ke bawah maka akan bertemu pada angka 0,3187. Jadi nilai density untuk Z1 = 0,67 adalah 0,3187. Dengan cara yang sama kita dapat menentukan nilai density dari Z2, Z3, Z4 dan Z5
Dengan demikian nilai skalanya (scale value) adalah:

  • Lakukan transformasi nilai skala (transformed scale value) dengan rumus:Y = SVi + |SVMin|. Ingat: SV yang nilainya kecil atau harga negatif terbesar diubah menjadi sama dengan satu (=1).
Untuk SV1 = -1,2748 maka Y = -1,2748 + 2,2748  = 1 (=Respon 1)
Nilai ini didapat karena SV terkecil setelah ditransformasi harus sama dengan 1, sehingga 1 – (-1,2748) = 2,2748. Nilai 2,2748 ini merupakan nilai interval yang kemudian dijumlahkan pada masing-masing SV untuk mendapatkan nilai hasil transformasi.
Sehingga SV hasil transformasi lainnya akan diperoleh : (a) Untuk SV2 = -0,4253, maka Y = -0,4235 + 2,2748 = 1,8495 (= Respon 2); (b) Untuk SV3 = 0,2379, maka Y = 0,2379 + 2,2748 = 2,5127 (= Respon 3) ; (c) Untuk SV4 = 1,0847, maka Y = 1,0847 + 2,2748 = 3,3595 (= Respon 4); (d) Untuk SV5 = 2,0800, maka Y = 2,0800 + 2,2748 = 4,3548 (= Respon 5).

Senin, 06 Desember 2010

MOTIVASI DIRI
Motivasi adalah sebuah alasan atau dorongan seseorang untuk bertindak. Orang yang tidak mau bertindak sering kali disebut tidak memiliki motivasi. Alasan atau dorongan itu bisa datang dari luar maupun dari dalam diri. Sebenarnya pada dasarnya semua motivasi itu datang dari dalam diri, faktor luar hanyalah pemicu munculnya motivasi tersebut.Motivasi dari luar adalah motivasi yang pemicunya datang dari luar diri kita. Sementara meotivasi dari dalam ialah motivasinya muncul dari inisiatif diri kita.
Pada dasarnya motivasi itu hanya dua, yaitu untuk meraih kenikmatan atau menghindari dari rasa sakit atau kesulitan. Uang bisa menjadi motivasi kenikmatan maupun motivasi menghindari rasa sakit. Jika kita memikirkan uang supaya kita tidak hidup sengsara, maka disini alasan seseorang mencari uang untuk menghindari rasa sakit. Sebaliknya ada orangyang mengejar uang karena ingin menikmati hidup, maka uang sebagai alasan seseorang untuk meraih kenikmatan.
Pengertian Motivasi Diri
         Motivasi Diri adalah sebuah kemampuan kita untuk memotivasi diri kita tanpa memerlukan bantuan orang lain. Kita memiliki kemampuan untuk mendapatkan alasan atau dorongan untuk bertindak. Proses mendapatkan dorongan bertindak ini pada dasarnya sebuah proses penyadaran akan keinginan diri sendiri yang biasanya terkubur. Setiaporang memiliki keinginan yang merupakan dorongan untuk bertindak, namun seringkali dorongan tersebut melemah karena faktor luar. Melemahnya dorongan ini bisa dilihat dari hilangnya harapan dan ketidak berdayaan.

Memotivasi diri adalah proses menghilangkan faktor yang melemahkan dorongan kita. Rasa tidak tidak berdaya dihilangkan menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Sementara harapan dimunculkan kembali dengan membangun keyakinan bahwa apa yang diinginkan bisa kita capai. Dengan demikian jika sebuah sumbat motivasi (dalam hal ini ketidak berdayaan dan tanpa harapan) dihilangkan, maka aliran energi dalam tubuh kita bisa mengalir kembali.

Membangun impian adalah salah satu cara memotivasi diri sendiri. Namun, membangun impian bisa tidak berguna jika hambatan-hambatan pada diri sendiri masih ada. Inilah mengapa banyak
 orang yang tidak mau bermimpi, sebab ada sebuah faktor yang masih belum diselesaikan, yaitu faktor keberdayaan. Jadi, sebaiknya sebelum kita membangun mimpi, kita harus membangin rasa percaya diri terlebih dahulu. Jika tidak, membangun impian bisa percuma. Buat apa mimpi besar jika kita tidak percaya diri untuk mencapainya?
            Diatas sudah di terangkan tentang devinisi motivasi,pengertian motivasi diri dan membangun inpian.Yang memotivasi saya untuk kuliah selain kemauan saya pribadi saya mendapat dukungan dari kedua orang Tua,kakak,dan keluarga besar saya.pada dasarnya saya suka dengan teknologi terkhususnya komputer.Berbekal informasi dari teman,saudara saya mencari Universitas yang basicnya komputer dan saya menemukan Universitas Gunadarma sebagai pilihan utama dan terakhir saya.Saya memilih fakultas komputer dan mengambil jurusan sistem informasi.
Puji Tuhan sampai semester tiga(3)  ini saya menikmati sekali kuliah dan saya bisa mengikuti semua mata kuliah yang saya ambil dengan baik.Walaupun tidak mudah melewatinya ada suka duka yang saya harus lewati terutama saat praktikum setaiap hari tanpa jeda hari.Sungguh sangat menguras tenaga,pikiran,waktu tidur saya terutama saat ilab Fisika dengan menulis tangan minimal 20 lembar tapi semua itu bisa berjalan dengan baik karena saya melakukannya dengan  penuh suka cita.Saya percaya dengan pepatah yang mengatakan bersakit sakit dahulu dan akan bersenang senang kemudia.Saya percaya ini adalah jalan kesuksesan masa depan saya.
Tujuan dan harapan saya memilih jurusan sistem informasi saya ingin belajar tentang macam- macam bahasa pemograman,java,c++,visual basic, yang akan membantu saya untuk mewujudkan cita-cita saya sebagai System Analis dan programer di dunia kerja saya nanti.Mudah mudahan dengan semangat belajar dukugan orang Tua dan teman teman disekitar saya bisa mewujudkan cita-cita saya nanti sebagai system analis dan programmer.
Dibawah ini adalah kumpulan kata-kata motivasi yang membuat saya lebih mengerti dan bleajar dari orang yang telah sukses bagai mana menyikapi hidup:
1.    Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan (Robert F. Kennedy)
2.    Setiap pria dan wanita sukses adalah pemimpi-pemimpi besar. Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka, berbuat sebaik mungkin dalam setiap hal, dan bekerja setiap hari menuju visi jauh ke depan yang menjadi tujuan mereka (Brian Tracy)
3.    Percayalah pada keajaiban, tapi jangan tergantung padanya (H. Jackson Brown, Jr)
4.    Rayulah aku, dan aku mungkin tak mempercayaimu. Kritiklah aku, dan mungkin aku tak menyukaimu. Acuhkan aku, dan aku mungkin tak memaafkanmu. Semangatilah aku, dan aku mungkin takkan melupakanmu (William Arthur)
5.    Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga  membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu (Sydney Smith)
6.    Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya. (Ali bin Abi Thalib)
7.    Jangan segan untuk mengulurkan tangan Anda. Tetapi, jangan juga segan untuk menjabat tangan orang lain yang datang pada Anda (Pope John XXIII)
8.    Alam memberi kita satu lidah, akan tetapi memberi kita dua telinga, agar kita mendengar dua kali lebih banyak daripada berbicara (La Rouchefoucauld)
9.    Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah prasangka, dan pengiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati (Caleb CC.)
10.  Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang Anda peroleh (Mohandas Ghandi)
11.  Kegagalan tidak diukur dari apa yang telah Anda raih, namun kegagalan yang telah Anda hadapi, dan keberanian yang membuat Anda  tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi (Orison Swett Marden)
12.  Dan bahwa setiap pengalaman mestilah dimasukkan ke dalam kehidupan, guna memperkaya kehidupan itu sendiri. Karena tiada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada kata akhir untuk kehidupan (Annemarie S.)
13.  Urusan kita dalam kehidupan bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi untuk melampaui diri sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini (Stuart B. Johnson)
14.  Saya telah mempelajari kehidupan pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka yang mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada di hadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat dan kerja keras (Harry S. Truman)
15.  Sebagian orang mengatakan kesempatan hanya datang satu kali, itu tidak benar. Kesempatan itu selalu datang, tetapi Anda harus siap menanggapinya (Louis L’amour)
16.  Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir (W.A. Nance)
17.  Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya (Victor Hugo)
18.  Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan, tetapi jika kita memulainya dengan keraguan, dan bersabar menghadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian (Francis Bacon)
19.  Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran (James Thurber)
20.  Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama (Norman Vincent Peale)
21.  Kebahagiaan akan tumbuh berkembang manakala Anda membantu orang lain. Namun bilamana Anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus disirami tiap hari dengan sikap dan tindakan memberi (J. Donald Walters)
22.  Sedikit sekali orang yang memiliki hartanya sendiri. Hartalah yang memiliki mereka (Robert G. Ingersoll)
23.  Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah nyanyian, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah (Bhagawan Sri Sthya Sai Baba)
24.  Orang yang bahagia bukanlah pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu (Hugh Downs)
25.  Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda tak akan bisa melompati jurang dengan dua lompatan kecil (David Lloyd George)
26.  Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan (General Collin Power)
27.  Kita menilai diri kita dengan mengukur dari apa yang kita rasa mampu untuk kerjakan, orang lain mengukur kita dengan mengukur dari adap yang telah kita lakukan (Henry Wadsworth Longfellow)
28.  Pengalaman bukan apa yang terjadi pada Anda, melainkan apa yang Anda lakukan atas apa yang terjadi pada Anda (Aldous Huxley)
29.  Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi (Jawaharlal Nehru)
30.  Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan (Confusius)
31.  Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan adalah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia hari ini (Samuel Taylor Colleridge)
32.  Amatlah sedikit yang diperlukan untuk membuat suatu kehidupan yang membahagiakan, semuanya ada di dalam diri Anda, yaitu di dalam cara berpikir dan bersikap (Fred Corbett)
33.  Kesalahan terbesar yang dibuat manusia dalam kehidupannya adalah terus-menerus merasa takut bahwa mereka akan melakukan kesalahan (Elbert Hubbad)
34.  Kebanggan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kita jatuh (Confusius)
35.  Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan, dan saya percaya pada diri saya sendiri (Muhammad Ali)
36.  Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan, saat mereka menyerah (Thomas Alfa Edison)
37.  Semua orang tidak perlu malu karena berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana dari sebelumnya (Alexander Pope)
38.  Kita berdoa jika kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan rezeki melimpah (Khalil Gibran)
39.  Bagian terbaik dari seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain (William Wordsworth)
40.  Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, hidup di tepi jalan dan dilempari dengan batu, tapi membalas dengan buah (Abu Bakar Sibli)
41.  Apabila kamu tidak bisa berbuat kebaikan kepada orang lain dengan kekayaanmu, maka berilah mereka kebaikan dengan wajahmu yang berseri-seri, disertai akhlak yang baik (Nabi Muhammad Saw.)
42.  Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih (Lao Tse)
43.  Kaca, porselen, dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa bekas yang nampak (Benjamin Franklin)
44.  Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain (Thomas Hardy)
45.  Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menentramkan amarah dan gelombang itu (Marcus Aurelius)
46.  Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya. Tidak kelihatan olehnya walaupun nyata.  Kecil di pandangnya walau bagaimana pun besarnya (Jalinus At Thabib)
47.  Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika semua orang mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan (Sir Francis Bacon)
48.  Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya  yang menimbulkan permusukan dan pengkhianatan (Johan Wolfgang Goethe)
49.  Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali nampak mustahil, kita baru yakin kalau kita telah melakukannya dengan baik (Evelyn Underhill)
50.  Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh (Andrew Jackson)
51.  Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita menyesali apa yang belum kita capai (Schopenhauer)
52.  Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak (Aldus Huxley)
53.  Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi (Ernest Newman)
54.  Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri (Martin Vanbee)
55.  Dalam masalah hati nurani, pikiran pertama lah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang terbaik (Robert Hall)
56.  Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tidak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu (William Feather)
57.  Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan yang sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya ketika ia marah (Nabi Muhammad Saw.)
58.  Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berfikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berfikir seperti komputer (Sydney Harris)
59.  Orang-orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dengan cara yang berbeda (Dale Carnegie)
60.  Hati yang penuh syukur bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan induk dari segala kebajikan yang lain (Cicero)
61.  Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu (Benjamin Franklin)
62.  Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain adalah ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-kepentingan yang lebih besar (La Roucefoucauld)
63.  Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan (Nabi Muhammad Saw.)
64.  Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari, dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri (Mary Mc Carthy)
65.  Kerendahan hati menuntun pada kekuatan, bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan atas kesalahan adalah bentuk tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri (John McCLoy)
66.  Apapun tugas hidup kita, lakukanlah dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi (Marthin Luther King)
67.  Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri (Bung Karno)
68.  Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua : mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan tapi tak pernah memikirkannya (John Charles Salak)
69.  Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan tidak mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa (Denis Waitley)
70.  Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, itu bukan soal yang Anda pelajari di sekolah. Tetapi, bila Anda tidak pernah belajar makna persahabatan, Anda benar-benar tidak belajar apa pun (Muhammad Ali)
71.  Kebaikan hati adalah ketidakmampuan untuk tetap tenteram jika ada orang lain yang merasa gelisah, ketidakmampuan merasa nyaman jika ada orang merasa tidak nyaman, ketidakmampuan untuk tetap berperasaan enak apabila seorang tetangga sedang gundah (Samuel H. Holdenson)
72.  Maafkanlah musuh-musuh Anda, tapi jangan pernah melupakan nama-namanya (John F. Kennedy)
73.  Hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk orang lain bukanlah membagikan kekayaan Anda, tetapi membantu ia untuk memiliki kekayaannya sendiri (Benjamin Disraeli)
74.  Ada dua macam manusia di dunia ini : mereka yang mencari alasan dan mereka yang mencari keberhasilan. Orang yang mencari alasan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya tidak selesai, dan orang yang mencari keberhasilan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya dapat terselesaikan (Alan Cohen)
75.  Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau cintai (Imam Ali RA)
76.  Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setetes budi (Phytagoras)
77.  Bila rahasia sebuah atom dari atom-atom tersingkap, rahasia segala benda ciptaan, baik lahir maupun batin akan tersingkap, dan kau takkan melihat pada dunia ini atau dunia yang akan datang kecuali Tuhan (Syaikh Ahmad Al-Alawi)
78.  Lebih baik menjaga mulut Anda tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap Anda bodoh, daripada membuka mulut Anda dan menegaskan semua anggapan mereka (Mark Twain)
79.  Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki (Mahatma Ghandi)
80.  Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan (Albert Einstein)
81.  Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran (Corni Ten Boom)
82.  Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tapi kita kehilangan semangat (Abraham Lincoln)
83.  Kata yang paling indah di bibir  umat manusia adalah kata “Ibu”, dan panggilan yang paling indah adalah “ibuku”. Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. (Kahlil Gibran)
84.  Sahabatmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Dialah ladang hatimu, yang dengan kasih kau taburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih. Kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian. Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa (Kahlil Gibran)
85.  Seorang pecundang tak tahu apa yang dilakukannya bila kalah, tapi sesumbar apa yang dilakukannya bila menang. Sedangkan pemenang tak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang dilakukannya bila ia kalah (Eric Berne)
86.  Seekor burung hantu yang bijaksana duduk di sebatang dahan. Semakin banyak ia melihat, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, semakin banyak ia mendengar. Mengapa kita tidak seperti burung hantu yang bijaksana itu? (Edward Hersey Richards)
87.  Pandanglah hari ini, kemarin sudah jadi mimpi. Dan esok hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok adalah visi harapan (Alexander Pope)
88.  Jadikan deritaku sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuatan Yang Maha Esa (Bung Karno)
89.  Ia akan datang, dan pergi. Seorang penguasa, pengemis atau pertapa – setiap orang yang lahir pasti mati. Menghembuskan nafas terakhir di atas tahta, atau diseret ke dalam kubur dengan tangan dan kaki terikat, apa bedanya? (Kabir)
90.  Satu-satunya yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri (Franklin D. Rosevelt)
91.  Saya melihat seorang pemecah batu sedang memukul sebongkah batu padas sampai seratus kali tanpa kelihatan retak sedikit pun. Tapi, pada pukulan ke seratus satu kali, batu itu pecah menjadi dua. Saya tahu bahwa bukan pukulan terakhir itu yang membelah batu, tapi semua pukulan yang sudah dilakukan sebelumnya (Jacob Riis)
92.  Jika Anda membiarkan sesuatu yang kecil berlalu, Anda akan menemukan kedamaian yang kecil juga. Jika Anda membiarkan lebih banyak hal berlalu, Anda akan meraih lebih banyak kedamaian. Jika Anda benar-benar membiarkan seluruhnya berlalu, Anda akan mendapatkan seluruh kedamaian (Ajahn Chah)
93.  Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)
94.  Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan lukisannya. Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka bisa jadi (Abraham Maslow)
95.  Meski Anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati Anda, tetap akan terpancar kekuatan kelam. Pikiran cinta, meskipun tak mengucapkannya, maka dunia pun akan terasa lebih terang (Ella Wheeler Wilcox)
96.  Kadang-kadang anda dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya dengan bersedia memahami orang lain. Sering yang paling dibutuhkan oleh seseorang adalah mengetahui bahwa ada seorang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha memahami posisi mereka (Brian Tracy)
97.  Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan kerjakan tiga hari kemudian (Abdullah Ibnu Mubarak)
98.  Kesempatan Anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan Anda pada diri sendiri (Robert Collier)

Motivasi Hidup ini hanya berlaku bagi orang berjiwa besar. Motivasi Hidup ini hanya berlaku bagi orang yang ingin berubah. Motivasi Hidup ini hanya berlaku bagi orang yang ingin hidupnya menjadi lebih baik. Motivasi Hidup ini hanya akan menjadi pemicu untuk bergerak menjadi lebih baik
Daftar pustaka
http://meetabied.wordpress.com/2010/01/06/123-kata-mutiara-motivasi-hidup/